Thursday, August 22, 2013

Gado-Gado, Salad Sehat Ala Betawi

Suku betawi yang telah lama mendiami Kota Jakarta kita yang tercinta ini memiliki segudang kekayaan seni serta kulinernya. Seperti seni Gambang kromong, Tari Yapong, Lenong, Rebana, Tanjidor dan lain sebagai nya. Selain karya seninya, Betawi pun memiliki kuliner yang sehat, seperti Gado-gado yang tampilannya seperti salad, karena terdiri dari sayuran yang direbus setengah matang dan dimakan bersama saus kacang yang pedas ! cari disini yang terdekat => www.kulinerplus.com

kulinerpus

Ini dia resep nya ^^


Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
4 buah (715 gram) apel, dikupas, dipotong bulat tebal 1 cm, dibuang tengahnya
minyak untuk menggoreng

Bahan Pencelup:
125 gram tepung terigu protein sedang
25 gram tepung maizena
1 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh garam
2 sendok makan gula tepung
1 sendok makan minyak goreng
225 ml air es
1/2 sendok makan wijen

Bahan Saus:
100 gram gula pasir
200 ml air kelapa
25 gram gula pasir
100 gram kelapa muda, dikeruk panjang
2 sendok teh tepung maizena dan 2 sendok teh air, dilarutkan untuk pengental


Cara Pengolahan :
  1. Pencelup: aduk rata bahan pencelup sampai licin.
  2. Celup apel ke bahan pencelup. Goreng sampai matang dan kering.
  3. Saus: gosongkan gula pasir. Tuang air kelapa sedikit –sedikit sambil diaduk sampai gula larut.
  4. Masukkan gula pasir. Masak sampai mendidih. Tambahkan kelapa muda. Aduk rata.
  5. Kentalkan dengan larutan tepung maizena. Masak sampai meletup-letup.
  6. Sajikan apel dengan sausnya.
Untuk 5 porsi


~Semoga Bermanfaat~

Laper?? KLIK www.kulinerplus.com


Sumber : sajiansedap

Monday, August 19, 2013

Kerak Telor ~~

Yang jadi khas nya kuliner Jakarta adalah Kerak Telor. Beras ketan yang di gongseng (?) pada penggorengan kecil, dicampur dengan telor serta ebi.

Cari disini yuuk => www.kulinerplus.com

Resep Kerak Telor

kulinerplus

Bahan:
100 gram beras ketan putih
250 ml air
100 gram kelapa parut kasar, disangrai untuk
taburan
5 butir telur bebek
15 gram ebi, diseduh, disangrai, dihaluskan
30 gram bawang merah goreng
1 sendok makan minyak untuk menumis
bawang merah goreng untuk taburan
Bumbu halus:
4 buah cabai merah keriting
3 cm kencur
1 cm jahe
1/2 sendok teh merica
Cara membuat:
1 Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum.
2. Rendam beras ketan putih dan air semalam. Tiriskan.
3. Panaskan wajan cekung. Beri 1 1/2 sendok makan beras ketan putih. Siram dengan 3 sendok makan air rendaman beras. Biarkan sampai setengah kering.
4. Kocok 1 butir telur bebek, 1/2 sendok teh bumbu halus, 1/2 sendok teh ebi, 1/2 sendok makan bawang merah goreng, 1/8 sendok teh garam, dan 1 /8 sendok teh gula pasir.
5. Siram ke atas ketan. Aduk-aduk sambil diratakan di penggorengan. Biarkan sampai matang sambil ditutup. Batik penggorengan di atas bara api. Biarkan sampai matang. Angkat.
6. Tabur kelapa sangrai dan bawang merah goreng.

~Semoga Bermanfaat~

Laper?? KLIK www.kulinerplus.com



Sumber : http://www.tribunnews.com

Thursday, August 15, 2013

Jakarta

Halo ~~
Selamet Siang, Abang None Ncang Ncing Nyak Babe dimana pun berada ^^


Blog ini di dedikasikan untuk Kota Jakarta kita tercinta ini :* Semoga Bermanfaat ~~

Posting pertama mau share tentang sejarahnya mungkin ya ^^

kulinerplus

Jakarta merupakan Ibu Kota dari Negara kita tercinta Indonesia, Kota yang luasnya sekitar 661,52 km2 ini memiliki kepadatan penduduk paling besar di Indonesia yang sebanyak 10.187.595 jiwa (2011). Mungkin di karenakan kota Jakarta adalah Ibu Kota negara menjadi daya tarik tersendiri bagi para perantau dari luar kota. Nama Jakarta digunakan sejak masa pendudukan Jepang tahun 1942, untuk menyebut wilayah bekas Gemeente Batavia yang diresmikan pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1905.Nama ini dianggap sebagai kependekan dari kata Jayakarta (Dewanagari जयकृत), yang diberikan oleh orang-orang Demak dan Cirebon di bawah pimpinan Fatahillah (Faletehan) setelah menyerang dan menduduki pelabuhan Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527. Nama ini biasanya diterjemahkan sebagai "kota kemenangan" atau "kota kejayaan", namun sejatinya artinya ialah "kemenangan yang diraih oleh sebuah perbuatan atau usaha".

Jakarta memilik 5 kota administratif, yaitu Selatan, Barat, Timur, Pusat dan Utara. Jakarta merupakan kota dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. Saat ini, lebih dari 70% uang negara beredar di Jakarta. Perekonomian Jakarta terutama ditunjang oleh sektor perdagangan, jasa, properti, industri kreatif, dan keuangan. Beberapa sentra perdagangan di Jakarta yang menjadi tempat perputaran uang cukup besar adalah kawasan Tanah Abang dan Glodok. Kedua kawasan ini masing-masing menjadi pusat perdagangan tekstil serta barang-barang elektronik, dengan sirkulasi ke seluruh Indonesia. Bahkan untuk barang tekstil dari Tanah Abang, banyak pula yang menjadi komoditi ekspor. Sedangkan untuk sektor keuangan, yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian Jakarta adalah industri perbankan dan pasar modal. Untuk industri pasar modal, pada bulan Mei 2013 Bursa Efek Indonesia tercatat sebagai bursa yang memberikan keuntungan terbesar, setelah Bursa Efek Tokyo.Pada bulan yang sama, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia telah mencapai USD 510,98 miliar atau nomor dua tertinggi di kawasan ASEAN.

kulinerplus

Laper?? KLIK www.kulinerplus.com


Sumber : wikipedia